Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL. Tampilkan semua postingan
Waduh, nggak salah ngasih judul nih, Foreiska? Nggak. Biasa aja. Ini ditulis dalam kesadaran penuh, kok. Tanpa paksaan dari pihak manapun dan ditulis dalam tempo yang sesingkat-singkatnya demi melihat perkembangan akhir-akhir ini dan selama diadakannya UN alias Ujian Nasional dalam beberapa tahun belakangan.

Bro en Sis rahimakumullah, Foreiska Lovers. Hari ini,  kamu yang kelas 3 SMA/SMK/MA baru aja ngos-ngosan ngerjain soal-soal UN. Semoga saja nggak ada yang sampe ngebul ubun-ubunnya akibat spaneng dan hang. Hehehe.. saya doakan semoga kamu semua lulus dan diluluskan. Lho, kok ada istilah lulus dan diluluskan? Oopps.. ini bukan salah ketik, tetapi ditulis dengan keseriusan penuh. Iya, karena ada yang benar-benar bisa ngerjain soalnya dan kamu berhak lulus. Ada juga di antara kamu yang kudu dibantu diluluskan ketika ujian (misalnya jawabannya dibenerin sama guru-guru di sekolahmu karena kamu termasuk yang berpotensi nggak lulus). Sori. Bukan nuduh, tetapi faktanya memang ada yang begitu. Kalo gitu, buat apa ada Ujian Nasional ya? *mikir sambil manggut-maggut

Cinta tak pernah meminta untuk menanti.
Ia mempersilakan.

Atau mengambil kesempatan.

Yang pertama adalah pengorbanan.
Yang kedua adalah keberanian.
(Jalan Cinta Para Pejuang_ Salim A Fillah)




Jamaah ini bukan jamaah malaikat tanpa hasrat. Meski tiap pertemuan ada sekat dan hijab, tetap saja fitnah bersiap siaga menjerat. Suatu fitrah nan indah dari Sang Pencipta. Tentu saja tak layak diumbar tanpa ikatan yang sah.
“Nantikan ku di batas waktu, ya ukhti” jelas bukanlah risalah yang dibenarkan syariat, yaa Akhi…
Belajarlah dari kisah romansa ‘Ali dan Fatimah. Yang sebenarnya saling memendam rasa begitu lama. Namun tak jua Sang Pria memberanikan diri memulainya walau lamaran Abu Bakar dan Umar al Khattab telah bermula. Apalah aku ini, pikir sang pemuda, hanya seorang pemuda yang tak berpunya bahkan sekadar mahar seadanya.